Skip to: Site menu | Main content

Life in PseudoReality

"Beloved, let us love one another: for love is of God; and every one that loveth is born of God and knoweth God ... Beloved, if God so loved us, we ought also to love one another, God dwelleth in us, and His love is perfected in us."
1 John 4:7, 11-12

The Anniversary

Kehilangan dirimu
Menyakitkan nurani
Separuh nyawa terbawa
Menyisakan perih di hatiku

Baiknya semua kenangan yang teridah
‘tak ku balut dengan tangis
Baiknya setiap kerinduan yang merajam
‘tak ku ratapi penuh penyesalan

Ku hanya terus berharap
Ini bukan kenyataan
Kau pergi tinggalkan dunia fana
Akhiri kisah asmara kita berdua

Reff:
Baiknya semua kenangan yang terindah
‘tak ku balut dengan tangis
Baiknya ku lepaskan
Segala kepedihan ‘tuk merelakanmu

Benarkah semua ini terjadi
Betapa ku mencintai dirimu
Ku tak kuasa menahan kesedihan
Yang begitu dalam

(Baiknya, Ada Band, 2008)

Hari ini aku teringat kembali, detik-detik saat 3 tahun lalu aku mengucapkan janji suci dihadapan Tuhan dan semua orang yang hadir di gereja.

… disaat suka maupun duka, kaya atau miskin, berkekurangan maupun berkecukupan, sampai maut memisahkan kami. Kiranya Tuhan memberkati kami…

Aku telah memenuhi semua janji-ku, setia mendampinginya sampai akhirnya dia pergi dalam pelukanku. Hanya ada 2 1/2 tahun saat kami bersama, dari 2 1/2 tahun tersebut, 2 tahun terakhir adalah saat benar-benar janjiku diuji melalu sakitnya istriku. 2 tahun dalam penderitaan, tapi sampai akhirnya istriku masih setia dan percaya bahwa aku akan memegang janjiku…

Tapi kenapa aku masih belum percaya?

Leave a Reply