Selamat Jalan, sobat !
Hari ini aku menerima email, dari mailing list teman2 seperjuangan di
SMA. Salah seorang rekan siswa (begitu dulu kami biasa menyebut teman2
seangkatan), yang bergabung dengan pasukan pembela negri ini, telah
gugur seusai menunaikan tugasnya akhir November 2004 lalu.
Rihat Sianturi, atau Koncek, nama panggilan untuknya. Sosok, wajah dan
suara, logat, semua menunjukkan betapa darah Batak mengalir kental
dalam nadinya.
Sekelas dengannya di kelas terakhir masa pendidikan, aku sangat
mengagumi semangat perjuangannya yg tak kenal lelah berusaha mengejar
ketinggalannya dalam pelajaran.
Suaranya lantang menggelegar, namun yg
sering terdengar dari mulutnya adalah senandung lagu2 romantis tanah
kelahirannya. Orang mendengarnya berbicara mungkin akan mengiranya
sedang marah2 atau mengumpat, tapi sesungguhnya hatinya sehalus sutra.
Kini ia telah pergi, membawa banyak kenangan yang belum sempat diputar
ulang bersama-sama.
Selamat jalan sobat, kini tak ada lagi yang dapat menyakitimu.
Tenanglah dalam Tangan-Nya.
Rihat J. Sianturi
November 2004

November 26th, 2008 at 1:23 pm
salam hangat,
sebelumnya, saya mau tanya, utk penulisan salam perpisahan tsb siapakah RIHAT SIANTURI yang dimaksud?
saya sdg mencari teman lama saya dengan nama yg sama , RIHAT SIANTURI, ybs dahulu sekolah di SMA TARUNA NUSANTARA MAGELANG dan melanjutkan ke AKMIL Magelang.
apakah kita pembicarakan seorang yg sama?
mohon infonya..
thanks
GBU
Cheeers
Tasya
Sammy:
Yup.. benar… we’re talking the same guy.
It’s sad, but it’s true what they said: “Good men die fast”
June 5th, 2010 at 2:06 pm
aku jg pernah kenal dgn rihat sianturi,yg kutau dia anak pertama dr 4 bersaudara,bokapnya udah pergi lebih dulu menghadap Bapa di surga,dia pernah tugas ke aceh waktu rame2nya GAM dulu,trus abis itu ke makasar (aku lose contact)…,bener ga dia Rihat Sianturi yg sama??