Skip to: Site menu | Main content

Life in PseudoReality

"Beloved, let us love one another: for love is of God; and every one that loveth is born of God and knoweth God ... Beloved, if God so loved us, we ought also to love one another, God dwelleth in us, and His love is perfected in us."
1 John 4:7, 11-12

Komentator itu berpulang

Kemarin pagi-pagi mau berangkat kerja ada telpon dari nyokap mertua, ada anggota gereja yang meninggal. Sempet kaget juga, mengingat gue juga sempet kontak-kontak untuk bisnis yang akhirnya nggak jadi.

Gue blom lama kenal, hitungannya semenjak married lah. Dari kenal emang gue tau beliau termasuk orang yang "suka makan yang enak-enak". Badannya besar, gemuk dan berlemak. Kalo ngomong selalu berpanjang lebar. Seringkali waktu gue bawain renungan untuk kebaktian wilayah (bukan cuma waktu gue aja sih), dan gue buka forum untuk tanya jawab, beliau suka nanya atau lebih tepatnya komentar sendiri yang panjang lebar, sampai di-cut sama yang lain. Kemaleman alasannya. Gue akui, pengetahuannya cukup luas, kalau dia cerita panjang lebar, suka ada hal-hal baru yang layak jadi pengetahuan berharga.

Sekarang, gak ada lagi yang suka kasi komentar panjang lebar, cerita ngalor ngidul waktu diskusi Alkitab atau persekutuan wilayah. Selamat jalan pak Ronald, sampaikan salam kami kepada Sang Raja Surga.

One Response to “Komentator itu berpulang”

  1. mm Says:

    semoga ‘di sana’ ada liga bola ….
    heuehee

    maap just kidding

Leave a Reply