Komentator itu berpulang
Kemarin pagi-pagi mau berangkat kerja ada telpon dari nyokap mertua, ada anggota gereja yang meninggal. Sempet kaget juga, mengingat gue juga sempet kontak-kontak untuk bisnis yang akhirnya nggak jadi.
Gue blom lama kenal, hitungannya semenjak married lah. Dari kenal emang gue tau beliau termasuk orang yang "suka makan yang enak-enak". Badannya besar, gemuk dan berlemak. Kalo ngomong selalu berpanjang lebar. Seringkali waktu gue bawain renungan untuk kebaktian wilayah (bukan cuma waktu gue aja sih), dan gue buka forum untuk tanya jawab, beliau suka nanya atau lebih tepatnya komentar sendiri yang panjang lebar, sampai di-cut sama yang lain. Kemaleman alasannya. Gue akui, pengetahuannya cukup luas, kalau dia cerita panjang lebar, suka ada hal-hal baru yang layak jadi pengetahuan berharga.
Sekarang, gak ada lagi yang suka kasi komentar panjang lebar, cerita ngalor ngidul waktu diskusi Alkitab atau persekutuan wilayah. Selamat jalan pak Ronald, sampaikan salam kami kepada Sang Raja Surga.

September 29th, 2007 at 5:36 am
semoga ‘di sana’ ada liga bola ….
heuehee
maap just kidding